PARA PENGUNJUNG HARAP ISI SURVEI DULU --> DISINI

Minggu, 08 April 2012

Mahasiswa Indonesia Hebat-hebat


"Mahasiswa Indonesia Hebat-hebat!"

Linda Serra Hagedorn (foto: Rifa Nadia/okezone)
Linda Serra Hagedorn (foto: Rifa Nadia/okezone)
JAKARTA - Sebagai salah satu pengajar di kampus internasional, wanita ini bekerja dengan banyak orang dari berbagai negara dan budaya, termasuk Indonesia. Dia pun berpendapat, mahasiswa dari Indonesia secara umum hebat-hebat.

Linda Serra Hagedorn adalah Associate Dean dari Iowa State University (ISU).
Ketika ditemui usai memperkenalkan kampusnya di Gedung Aminef, Jakarta, baru-baru ini, Hagedorn bercerita tentang pengalamannya mengajar mahasiswa dari lima benua.

"Saya menikmati bekerja dan mengajar mahasiswa dari berbagai negara, warna kulit, ras, budaya, dan bahasa. Itu semua memperkaya pengalaman saya," kata Hagedorn kepada okezone belum lama ini.

Wanita yang ketika itu mengenakan blus broken white dari bahan brukat memang menaruh perhatian pada kesuksesan mahasiswa dan masalah berbagai kelompok mahasiswa. Tak heran, dia telah bekerja di lingkungan dengan diversitas budaya yang luas cukup lama.

Peraih gelar Ph.D dalam bidang Analisis Kebijakan Publik dengan konsentrasi pendidikan tinggi dari Universitas Illinois di Chicago ini juga memiliki beberapa mahasiswa dari Indonesia. Menurutnya, mahasiswa dari Indonesia hebat-hebat.

"Tidak heran, sebab kampus kami memang hanya menerima para calon mahasiswa dengan kualifikasi dan kualitas sangat bagus. Tidak sembarang orang yang dapat belajar di kampus kami," ujar penerimabeasiswa Fulbright ke Vietnam ini mengimbuhkan.

Hagedorn menjelaskan, para calon mahasiswa yang pada dasarnya bagus ini pun akan berubah menjadi lebih baik ketika mereka telah belajar di Iowa State University. Namun, dia juga tidak ingin menggeneralisasi mahasiswa dari negara mana yang menjadi favorit dan menurutnya paling baik.

"Saya menikmati proses bekerja dengan mereka. Ini bukan masalah dari mana mereka berasal, tapi siapa diri mereka dan bagaimana kinerja mereka di kampus," kata wanita yang pernah memimpin Institut Pendidikan Tinggi di Universitas Florida itu menegaskan. (rfa)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar